Eat & Eat : #VisitPIK dan Sekitarnya

Beberapa tahun belakangan, PIK alias Pantai Indah Kapuk jadi trendsetter tempat makan baru, terutama di kawasan Β Bukit Golf Mediterania. Kenapa? Karena di sana bertebaran berbagai tempat makan yang kece, unik, dan wajib dikunjungi.

Saya sendiri baru 2x #VisitPIK. Tentunya dua kali ga cukup dong menjelajah semua tempat makan yang ada di sana, karena restoran dan cafe di PIK bener-bener dari ujung ke ujung! Ga percaya? Buruan #VisitPIK makanya πŸ˜›

By the way, waktu pertama #VisitPIK, saya dan teman-teman sengaja banget pengen keliling dari Muara Karang – PIK – Pantai Mutiara. Tentunya selain terkagum-kagum sama banyaknya tempat makan di daerah sana, kami anak-anak selatan ini kagum banget sama rumah-rumah segede gambreng. Omgggg, apalah daku iniii.. printilan debuuuu. Kasta langsung turun drastis! πŸ˜€

Tujuan pertama di Muara Karang adalah makan Bakso Akiauw! Mienya enak, ga bikin perut begah. Basonya biasa aja sih, tapi kuahnya endes. Plus ada daging sapi uratnya yg banyak dan enak banget! Lembut, ga pake effort deh ngunyahnya. Harga semangkuknya kalau ga salah sekitar 40 rb, agak mahal sih. Tapi worth to try!

mie bakso akiauw

Abis makan bakso, tentunya perlu makan dessert dong. Nah di kawasan ruko-ruko Bukit Golf Mediterania ini ada berbagai pilihan cafe khusus dessert yang bisa kita kunjungi. Berhubung sumoboo udah ada di Kokas, maka saya dan teman-teman memilih Shirokuma. Di sini ada berbagai menu pilihan dessert dengan matcha ice cream sebagai bahan utama.

shirokuma, PIKKisaran harga untuk dessert di Shirokuma ga terlalu mahal kok, sekitar IDR 30K. Lebih enak kalau #VisitPIK-nya bareng temen atau keluarga besar sekalian, jadi bisa cafe hopping dan ga gampang kenyang. πŸ˜€

Apalah arti jalan-jalan kalau ga beli cemilan.. #VisitPIK kloter pertama berenti di satu toko roti, Provence. Buat “penggila roti” kayak saya, tempat kayak gini bikin kalap. Semuaaaa pengen dicoba. Harganya juga lumayan terjangkau, 11-12 sama harga roti di Chef Bakery. Cabangnya juga banyak, bisa diintip di sini.

Provence PIK

#VisitPIK for the 2nd time! Nah yang ini ga direncanain, karena awalnya cuma mau berkunjung ke acara housewarming temennya suami yang terletak di daerah Kapuk Kamal. Ternyata Kapuk Kamal deket sama PIK *yaiyalah sama-sama di Kapuk* :D.

Kebetulan semua pengen makan ramen, ya udah kita makan di tempat makan ramen yang pasti-pasti aja alias udah ketauan enak, yaitu di Hakata Ikkousha. Berhubung takut kolestrol naik (-___-“), saya pesenΒ chicken ramen. Dan ternyata chicken ramen-nya enak lho. Kaldunya pas, msg juga ga bikin eneg. Serba pas deh. Harga juga oke, cuma IDR 55K! Recommended! (btw saya harus update postingan ramen nih jadinya :P).Hakata Ikkousha, PIK

As usual, abis makan nyari dessert because.. “I always have a free room for the dessert” kan :D. Sempet pengen ke Cake A Boo, tapi yamasa abis makan mie, terus makan cake.. ntar menggebung kayak Bay Max dong :(. Jadi kami memutuskan untuk ke North Pole Cafe, makan ice cream *padahal kalori cake sama ice cream sama aja ya hahahaha*!

North Pole menyediakan gelato dalam berbagai rasa, mulai dari rasa-rasa yang “normal” kayak vanilla, strawberry, dll sampai rasa yang “unik” kayak beer atau baileys. Selain itu, kita juga bisa pilih cone dengan pinggiran kayak fruit loops atau oreo. Waktu ke sana, saya order hazelnut crunch dan baileys dengan cone choco something *lupa nama conenya 😦 *

north pole cafe, PIKUntuk harga, North Pole hampir sama dengan Shirokuma sekitar 30ribuan. Untuk cone yang udah dicustom kayak gini, IDR 15K, sedangkan harga gelato tergantung flavornya.

Kira-kira tempat makan apalagi ya yang wajib dikunjungi untuk #visitPIK ketiga kalinya? πŸ˜€

 

 

 

Advertisements

Jika Hamil Itu Kompetisi Apakah Semua Perempuan Harus Jadi Pemenang?

Exactly πŸ™‚

Flying so light to the sky

Marisa Tomei, Artis dan Produser Marisa Tomei, Artis dan Produser

Seorang teman saya membagikan sebuah link artikel yang pernah ditulisnya ketika belum melahirkan. Salah satu kalimat yang saya ingat betul adalah hamil itu bukan lomba makan kerupuk, siapa yang paling cepat habis maka dialah pemenangnya. SAYA MENGAMININYA DENGAN SEGALA IMAN KEBERTUHANAN YANG SAYA PUNYA.

Tahun ini, saya dan Daniel memasuki pernikahan ketiga. Maka intensitas pertanyaan kapan hamil makin sengit kaya walang sangit….Jika di bulan-bulan awal pernikahan pertanyaan, β€œKapan hamil?” masih bisa saya jawab dengan senyum-senyum manis, bayangin dong di tahun ketiga ini bagaimana saya menjawab pertanyaan itu. Dengan mencoba tersenyum. Dicatat ya, mencoba tersenyum. Iya ngga bisa senyum santai kaya dulu karena terlalu amat sangat bosan mendengar pertanyaan seputar hamil. Begini kira-kira reaksi dalam hati ketika pertanyaan-pertanyaan itu muncul.

View original post 1,141 more words

Eat & Eat : Taco Casa

Dua tahun lalu saya “diperkenalkan” dengan Taco Casa oleh seorang teman yang tinggal di Bali. Dia tau persis kalau saya penggemar quesadilla. Waktu pertama kali diajak ke Taco Casa di daerah Petitenget, dia cuma bilang: “lo harus rasain bedanya!”

Dan memang terbukti sampai hari ini, Taco Casa selalu menjadi tempat favorit setiap saya berkunjung ke Bali. Dan “virus” berkunjung ke Taco Casa ini juga saya tularkan ke suami dan sahabat-sahabat saya tepat satu hari setelah hari pernikahan kami :D. Mulai dari nachos, quesadilla, sampai burrito semuanya doyannnn. Hauce lah!

Terakhir kunjungan ke sana, saya ga mau pesen quesadilla. Ceritanya kan sombong ya, udah beberapa kali nyoba, jadi pengen pesen burrito :P, eh terus lupa kalau porsi makanan di Taco Casa ini gedeeee banget! Jadi buat cewek-cewek, biasanya sih ga akan habis, kecuali.. laper banget atau doyan makan kayak saya :D.

Di Taco Casa ada 2 jenis burrito kalo ga salah (please correct me if I’m wrong): ada Wet Burrito dan ada 8 layer burrito. Dari namanya, yang satu pake “kuah”, satu lagi engga hahahaha!

Wet Burrito @ Taco Casa

Wet Burrito @ Taco Casa

8 layer burrito @Taco Casa

8 layer burrito @Taco Casa

Overall, saya lebih suka 8 layer burrito sih, soalnya ga ribet makannya. Tapi dua-duanya enak pake banget kok. Recommended! πŸ˜€

Oh iyaaa di Taco Casa, kita juga bisa memilih isi burrito/quesadilla/taco sesuai dengan selera lho. Chicken, beef, or veggie? Bebas, pemirsah!

Buat yang ga terlalu doyan makanan berat, coba deh order chicken nachos-nya. Trust me,Β this nachos is worth to try πŸ˜‰

Nachos @ Taco Casa

Nachos @ Taco Casa

Burrito terlalu “berat”, nachos terlalu “ringan”? Time to order quesadilla!Β 

Chicken Quesadilla (photo captured by @heyninski)

Chicken Quesadilla (photo captured by @heyninski)

Tentu saja, semua makanan ini akan lebih enak jika dinikmati bersama beer. Cheers! πŸ˜€

The W Day :)

Captured by Asrul

Captured by Asrul

Finally we tie the knot!

Terima kasih untuk semua keluarga, sahabat, dan teman-teman yang sudah bersedia datang jauh ke Bali untuk ikut merayakan kebahagiaan kami. We’re really appreciate it πŸ™‚

Terima kasih untuk the best “Bridesmaids and Bestmen” team ever! You give 100% energy to help us! Thank you, thank you, and thank you! You’ve been there to solve our “problem” and “drama“. Laff!

the bestmen and bridesmaids team!

the bestmen and bridesmaids team!

 

And also thank you for all vendors! From the designer, make up artist, photography, videography, venue, flower, hotel, and transport!Β Thank you all for making our wedding day so perfect and enjoyable for everyone!

So this is it.

This is the beginning of our new family. πŸ™‚

The Vow :)

The Vow πŸ™‚

Captured by Alle! thank you :)

Captured by Alle! thank you πŸ™‚

 

Wedding Dress by: Hendy Wijaya

Suit by : Vertus Tailor

Make Up by: Chai Ilona

Wedding Flower by: Kintan Florist

Photographer and Videographer by: Gusde Photography

Wedding Venue : Ma Joly Lounge and Resto

 

Happy Wedding Cecil & Igor

Thank you Oni!

KANGENLAUT

Prestasi,

Dalam 1 bulan gue 2x ke Bali dengan modus kawinan. Kali ini, 25 April dipilih ama temen kantor gue, Cecilia Kustomo untuk menikah dengan Igor πŸ™‚

Kali iini setan nya sih si Renny FWD, tadinya weekend itu (24-26 April) udah warna item alias ga merah, alias ga ada trip. Tapi karena muka melas Renny dan gue juga punya jiwe muree kalo trip kena pantai. Ya suudaahlah yaa …. cari tiket deh di tiket.comΒ yang berhasil membawa kami terbang ke Bali PP dengan AA sekitar 1.3jt. Btw, sebelum pada kecewa, trip kali ini gue ga bisa pamer poto” yang berarti karena gear gue ketinggalan. Sepaket tas kamera gue ketinggalan dkantor. Syit!

Terbang Jumat malem jam 21.30 WIB bkin kita sampe DPS jam 12.00 WITA, nawaitu nya sih mo niat jalan kaki. Ya … (((JALAN KAKI))) blagu banged. Sampe sana kita pasrah ama supir taksi β€œargo” bandara dengan tarif 100rebu…

View original post 1,404 more words

Tentang Persiapan Menikah

Udah lama banget ga ngeblog, sekalinya ngeblog eh ngomonginnya nikah lagi, nikah lagi! Yaaa mau gimana gaes, yang punya blognya lagi kalang kabut ngurusin kewongan yang udah tinggal itungan bulan minggu. Maaf ya kalo topik blognya jadi ngebosenin gini πŸ˜€

Saya mau share dikit gimana rasanya nyiapin wedding yang cuma 1 hari itu tapi menyita waktu, pikiran, tenaga, plus duit tentunya selama berbulan-bulan. Apa yang harus kamu lakukan pertama kali ketika memutuskan untuk menikah?

1. hubungi tempat wedding yang udah kamu incer

2. hubungi gereja / masjid / tempat di mana kamu akan menikah secara agama

3. hunting vendor (baju pengantin, jas, souvenir, bunga, endesbrey endesbrey)

4. kalau kamu ngurus sendiri kayak saya: hunting vendor untuk dekor-dekor kecil yang akan kamu taro di tempat wedding

5. tentukan tema warna wedding kamu >> dan ini perlu didiskusikan sama ortu, kalau engga, ntar mereka ngomel-ngomel karena merasa tidak dilibatkan hahahahaha

6. Tentukan tamu yang diundang/engga >> ini sih tega ga tega ya. Ingat prinsip ini: this is your wedding, kamu berhak nentuin siapa yang HADIR ATAU TIDAK HADIR di situ. Jadi santai aja, okeksip.

7. … (silakan isi sendiri)

Saya selalu bilang sama orang-orang yang mau merit, “kalo lo punya duit lebih, like literally lo mampu, mending pake WO deh.” Serius. Kamu ga perlu mikirin perintilan dekor, rundown, dan hal-hal lainnya. Tapiiiii kalau duit lebihnya itu bisa buat DP rumah, ya mendingan berdarah-darah ngurus sendiri, dan DP rumah. ya ga sih? :D. Saya cukup beruntung karena pasangan saya dari dulu bekerja di bidang event. Semua sheet-sheet excel untuk persiapan wedding, rundown acara, sampai kontak vendor dia yang urus. Saya ngapain? Ya drama lah, ngapain lagi! HAHAHAHAHA. Engga ding. Kami berbagi tugas untuk follow up berbagai vendor yang dihire untuk kelantjaran hari H, tapi tetep sih, kalau saya ya pake drama-drama dikit πŸ˜›

Berhubung acara akan dilaksanakan jauh dari tempat domisili, banyak hal yang harus kami perhatikan, termasuk akomodasi keluarga. Nah kalau udah kayak gini, daripada ribet dan ntarnya ada banyak pihak yang ikut campur menentukan pilihan kamu, saran saya (dan yang saya lakukan) adalah: go with the flow! Ga usah dengerin komentar saudara yang pengen ina ini itu. Masuk telinga kiri, keluar telinga kanan aja. Toh itu acara kalian berdua. Okeksippp.

Belum lagi nantinya bakal ada drama ini itu, drama-drama kecil yang sebenernya ga perlu, tapi kok ada ajaaaa. Kalo udah gini, ga usah dibikin pusing, ga usah dibikin ribet. Ditinggalin aja kalo ada yang drama hahahaha.. kecuali kalo yang drama orang tua yaaa, itu sih mau ga mau kudu dihadepin sendiri *ganbate ne*!

Buat ngurangin stress, coba rajin-rajin spa deh, minimal pijet sama totok wajah. Ngebantu banget untuk release “the bridezilla” lho! Jadi bolehlah sebulan dua kali ke tempat spa langganan. Ga mau kan kayak jadi bride yang kayak gambar di bawah ini? πŸ˜€

10595079_s

Image from:Β http://www.lynnbrownphotography.com/weddings/blog/bridezilla-is-on-the-rise-weddings-across-the-country/

Seseruan di ChopChat

Jadi ceritanya beberapa hari terakhir ini saya lagi seneng banget ngobrol via chat app baru, namanya ChopChat. Kenapaaaa? Karena ChopChat punya ratusan atau mungkin ribuan sticker yang ga cuma lucu, tapi juga ngehe. Saya bener-bener ga bisa berenti kirimin sticker ke temen. πŸ˜€

Pengen tau tampilan ChopChat kayak apaan? Nih saya kasih sneak peek obrolan saya dengan Ci Shasya yang femes itu πŸ˜›

ChopChat1

Terus-terus ada apalagi di ChopChat? Bisa juga kasih #lifeguide kayak gini sih πŸ˜€

ChopChat2

Dengan sticker ChopChat yang super ngehe, saya juga ditolak sama Wira lho.. karena ngirimin sticker pantat! :))

ChopChat3

Jadi sekarang kalau mau seseruan mah di ChopChat aja yesss! :D. Buat yang mau download, bisa ke sini yaaa.

Goodbye 2014, Hello 2015!

Unknown

Goodbye 2014!

Harus saya akui, 2014 itu benar-benar tahun kuda alias tahunnya kerja keras. Kerja keras dalam hal ini tidak hanya seputar dunia pekerjaan, tapi juga untuk semua aspek kehidupan saya.

2014 itu tahunnya saya “belajar” lagi. Dengan segala ups and downs, 2014 saya diisi dengan banyak pengalaman baru, banyak teman baru, sempet liburan juga, banyak nangis (emang deramah banget anaknya), banyak ketawa juga. It was a colourful year for me.

Banyak hal yang mengecewakan di awal tahun, tapi Tuhan gantikan dengan yang lebih baik di pertengahan tahun dan akhir tahun. Dan dari semua hal yang saya lewati selama 2014, saya belajar kalau kunci semuanya itu doa. Saya bukan orang yang religius sebenernya, tapi di 2014 ini saya belajar menyerahkan semua rencana saya sama Yang Di Atas dan ternyata rencana saya itu ga sesuai dengan rencana Tuhan. Saya berusaha banget supaya rencana saya bisa tercapai di awal tahun 2014, eh ternyata meleset. Dan akhirnya saya nyerah. Eh abis itu Tuhan kasih berkat yang lebih dari cukup sampai hari ini. Thank God.

Di 2014 juga saya jauh lebih fokus dengan segala kegiatan yang saya lakukan. Salah satunya rencana hidup sehat! Saya berhenti makan nasi putih for good, minum cold pressed juice setiap hari, minum honeylemonshot setiap pagi, dan rutin pilates. Saya juga mengganti skin care dan menambah peralatan dendong (dan saya suka dengan hasilnya :D), plus rutin ketemu sahabat-sahabat terdekat saya (yang jumlahnya ga nyampe 10 orang itu, but I can count on them), dan tentunya di 2014 ini saya mempersiapkan pernikahan saya dengan lebih serius.

Kalau ditanya orang, apa resolusi di 2015? Saya bilang, saya akan melanjutkan apa yang sudah saya lakukan di 2014. Because I’m quite happy with that. Ada sih rencana seperti pengen beli rumah karena saya akan segera berkeluarga, atau mungkin nanti pengen liburan agak jauh sama suami sekalian nengok adik saya yang sekolah di negeri biri-biri. Yah rejeki udah ada yang ngatur, kalau dikasih Tuhan bersyukur, kalau engga masih bisa tahun depan lagi. πŸ˜‰

So in the end, thank you 2014. Thank you for everything.

And 2015, hello! I hope we can get along together. πŸ˜‰

Selamat Tahun Baru untuk semuanya!

Gambar diambil dari sini:Β http://www.downloadfreepictures.com

Review: Nusantara Night by Doubletree Hotel

Open Resto : Doubletrree Hotel Jakarta

Open Resto : Doubletrree Hotel Jakarta

Beberapa minggu lalu, saya berkesempatan untuk hadir dan icip-icip seru di Open Resto by Doubletree Hotel Jakarta. Jadi ceritanya Open Resto punya program Nusantara Night (all-you-can-eat Β for IDR 288,000++,) yang diadakan setiap hari Selasa. Sesuai namanya, di Nusantara Night ini ada berbagai macam masakan khas Indonesia, mulai dari yang familiar kayak gado-gado, perkedel, ikan pindang, soto Bogor, sampai dengan masakan Indonesia yang udah dimodifikasi kayak pizza rendang. Endes? Banget! Tentunya kalau udah ketemu yang kayak gini harus dicoba satu-satu dong yaaaa. Unfortunately, berhubung saya agak parno sama yang namanya kolestrol, saya skip deh bebek dan udang :(. Walaupun ga nyoba bebek dan udang, saya ga melewatkan kesempatan untuk mencoba menu-menu menarik yang saya temukan di Nusantara Night! Ada apa aja?

1. Gado-gado : jelas rasanya beda sama gado-gado yang dijual di abang pinggir jalan dong yaaa. yang ini selain tampilannya lebihΒ fancy, rasanya juga agak beda karena bumbu kacangnya ga strong tapi ngeblend gitu sama bahan-bahan di dalam si gado-gado. Mungkin memang disesuaikan dengan lidah orang asing juga kali ya, biar ga kaget gitu kalo makan gado-gado πŸ˜€ *oke, ini analisis sotoy*

2. Pizza rendang: sebagai penggemar pizza, menu yang satu ini wajib banget dicoba di Nusantara Night! Pizza crunchy dan tipis dengan rendang yang dipotong kecil-kecil sebagai isinya. Tingkat kematangannya juga pas. Recommended πŸ˜‰

3. Pepes mangut: sebagai orang yang taunya cuma makan enak tapi ga bisa masak (-___-“), pepes mangut ini enak banget! Berdasarkan hasil googling, aslinya pepes mangut itu bahan dasarnya adalah ikan peda. Tapi kayaknya yang waktu itu saya makan ga ada rasanya peda deh, which is good, karena saya bukan penggemar ikan peda πŸ˜›

4. Dessert: nah bagian ini jelas favorit akuhhhh! Secara sini kan anaknya sweet tooth banget ya, seneng lah kalo udah ketemu yang manis-manis! My fav one goes to mango pannacotta! Teksturnya pas, rasa mangganya ga strong tapi juga ga light, dan terlalu manis.

5. Doubletree Cookies: kala yang satu ini sih memang signaturenya Doubletree Hotel ya, dan kalau follow Doubletree di IG, ada banyak cerita “jalan-jalan”nya si cookie ini. Cookiesnya Doubletree itu selain gedang banget, rasanya juga enak banget! *coba itung berapa banyak kata “enak” dalam postingan ini* :))

Oh iya, Nusantara Night akan berlangsung s.d 31 Desember mendatang lho. So buat yang pengen mencoba masakan khas Indonesia dari berbagai daerah, yuk cuss ke Open Resto! πŸ˜‰

And here the recap photos! Enjoyyyy! πŸ˜€

123

Sweet Tooth Overload!

Udah pada tau dong kalau di Jakarta lagi banyak banget tempat makan khusus untuk para pecinta dessert. Yang lagi hip sih tentunya dessert-dessert ala Taiwan gitu, yang isinya ice cream, grass jelly, kacang merah, puding, bubble, dan disiram dengan susu full cream. I know, ga sehat sama sekali :)) tapi enak. Terus mau gimana lagi? *anaknya lemah banget*

Kebetulan saya agak telat ngikutin trend makan dessert-dessertan ini. Soalnya tempat makan dessert ini awalnya cuma buka di daerah Jakarta Utara atau Jakarta Barat. Jauh banget mak kalo kudu ke sana demi semangkok dessert ala Taiwan. Saya terlalu males untuk mengeluarkan effort sebesar itu hahahaha. Nah kabar gembira untuk kita semua muncul pas Hong Tang buka di GI, dan Sumoboo buka di Kokas. Happy banget lah si anak rantau yang taunya cuma Jaksel doang ini, langsung deh saya berburu Hong Tang dan Sumoboo yang kesohor tea.

Hong Tang

Ini salah satu menu andalan di Hong Tang, yang saya inget cuma nomornya, nomor 28 kalau ga salah. Isinya apa aja? Ada matcha ice cream, puding, grass jelly, bubble, dan teman-temannya. Kalau ke sini, mending pas weekdays karena kalau weekend kudu waiting list. Rasanya gimana? Enak sih tapi dari segi isi, lebih banyak Sumoboo. Begitu juga dari segi harga ya, lebih mahal hong tang ketimbang Sumoboo.

pudding @ hong tang

Kalau yang ini favoritnya mas patjar! Isinya pudding cokelat, pudding mangga (enak banget!), pudding kopi, dan grass jelly (lupa-lupa inget, maap:D). Buat saya, pudding mangganya juwara! Recommended! πŸ˜‰

sumoboo (recap)

Ini hasil recap dari beberapa kali makan dessert di sumoboo. Penataannya sumoboo memang lebih cantik, mungkin karena creamnya dipisah; jadi customer bisa memilih sendiri mau pakai cream/engga. Untuk isi sih hampir sama dengan dessert hong tang, tapi versi sumoboo ada kacang merah segala. Yang juwara dari sumoboo adalah matcha ice creamnya! endes bambang! Matcha ice cream yang digunakan di sumoboo rasanya mirip dengan matcha ice cream yang pernah saya makan di Jepang. Ga terlalu manis, ga terlalu pahit, tapi ga hambar. πŸ˜€

Sebenernya masih ada lagi tempat-tempat makan dessert lainnya yang belum saya jelajah. Buat yang punya ide tempat makan dessert lainnya, please drop your recommended places here! πŸ˜‰